Dapat
jodoh yang sholeh dan Sholehah adalah merupakan idaman semua orang, baik pria
dan wanita. Laki-laki maupun wanita yang sadar dirinya tidak baikpun akan
memilij jodoh yang sholeh dan sholehah.
Untuk
mendapatkan jodoh yang sholeh sholehah itu tidak semudah apa yang dibayangkan.
Logikanya, untuk mendapatkan sesuatu yang berharga dan berkualitas tentu tidak
mudah kan? Terlebih di zaman era modern ini yang bebas seperti sekarang.
Namun
ada beberapa tips untuk mendapatkan jodoh yang sholeh sholehah sesuai dengan
kriteria anda, simah tips berikut ini
Tidak
lupa Spesialis cinta.com membuat artikel berdasarkan kebutuhan apa yang dicari
banyak kaum remaja untuk mencari jodoh. Tips mendapatkan jodoh shoeh sholehah :
1. Di awali dengan Niat yang Benar
Dalam
Agama Islam, niat itu adalah hal yang paling pertama dinilai. Niat juga akan
memberikan pengaruh setiap perbuatan yang kita lakukan, niat dilakukan di dalam
hati nantinya akan dihitung sebagai sebuah kebaikan dan ibadah atau perbuatan
yang tidak bermanfaat.
Sebelum
mulai mencari sang jodoh, pastikanlah niat anda hanya untuk menikah sudah
benar. Pastikanlah niat anda menikah karena Allah karena mengikuti Sunnah
Rasulnya. Di dalam hati niatkan menikah karena ingin memperoleh ridha Allah
SWT.
Jika
niat anda hanya untuk main-main atau coba-coba, sebaiknya niatnya diluruskan
terlebih dahulu. Apalagi jika niatnya hanya sebatas ingin merasakan kenikmatan
surga dunia dengan cara halal. Walau begitu juga niat seperti itu akan
mengurangi nilai kesakralan dan keberkahan sebuah dalam pernikahan.
2.
Selalu Memperbaiki Diri ke arah yang lebih baik
Selalu
Introspeksi atau berkaca diri kita ini seperti apa? karena jodoh yang baik akan
berjodoh dengan yang baik pula, begitu sebaliknya. Harus Ingat rumus umumnya
untuk mendapatkan jodoh yang sholeh/sholehah dan baik tentu anda harus baik
terlebih dahulu.
3.
Kriteria calon jodoh tidak terlalu tinggi melebihi impian
Kriteria
jodoh tidak kaku, harus yang ini, harus yang itu lah, ini itu. so melihatlah
seberapa pantaskah kita untuk sang jodoh.
Salah satu ciri seseorang yang susah jodohnya
adalah memiliki kriteria yang terlalu tinggi. misalnya Para lelaki ini
mengidamkan seorang wanita yang cantik, manis, putih, tinggi, seksii, pendidikan
minimal S1, harus anak orang kaya dan berbagai kriteria yang lain. ini yang
membuat sulit.
Sebenarnya
tidak salah juga asal dirimu bisa mengimbangi dengan ketampanan/kecantikan,
kekayaan dan pendidikan yang sama. Yang jadi masalah adalah ketika anda biasa
saja namun menginginkan istri yang luar biasa atau biasa di luar. hehe
Maka
dari itu, janganlah terlalu mempersulit diri sendiri dalam memilih jodoh.
Carilah jodoh yang sepadan. Baik dari segi fisik, finansial, sosial dan
kriteria lainnya.
4. Tetap Berdoa untuk kelancaran usahanya
Point
ini merupakan hal yang penting, karena tanpa berdoa usaha yang kita lakukan
tidak akan maksimal.
Jadi, teruslah berdoa dan yakini Allah akan mengabulkan doa tersebut atau mengganti permintaan kamu dengan yang lebih baik. Kemudian, coba evaluasi mana tau ada yang salah dengan doa kamu baik tata cara maupun isinya.
5. Perbanyaklah amal Ibadah Sunnah
Untuk
menambah kekayaan hati maka cara ini sangat bagus agar nantinya jodoh kita
bener-bener sholeh/sholehah.
Poin ini sebenarnya nyambung dengan poin kedua
tadi. Memperbanyak ibadah sunnah adalah salah satu bentuk perbaikan diri. Jika
kamu selama ini jarang shalat dhuha, mulai sekarang rutinkan shalat dhuha.
Jika
selama ini tidak pernah tahajjud, mulai nanti malam rutinkan tahajjud. Jangan
lupa selalu shalat berjamaah di masjid. Perbanyak juga membaca Al Quran,
bersedekah, puasa sunnah senin kamis. shalat sunnah rawatib dan lain
sebagainya.
Mudah-mudahan
kamu juga akan mendapatkan sang istri yang juga sedang memperbaiki diri dengan
ibadah-ibadah sunnah tersebut.
6. Memperluas Jaringan Pertemanan atau Persahabatan
Jika
banyak teman atau sahabat pasti akan merekomendasikan bila mereka tau keadaan
kita sebagai jomblo, jangan menjadi jomblo ngenes ya? hehe
Memperluas jaringan di sini maksudnya memperluas
pergaulan. Gabung di komunitas-komunitas baru. Cari forum-forum baru yang kamu
belum tau sebelumnya. Jika kamu masih kuliah, gabung dengan berbagai organisasi
yang ada di kampus kamu.
Dengan
begitu, kamu mengenal banyak orang baru. Nah, dari sana mudah-mudahan ada salah
satu yang bisa menjadi calon istri kamu. Atau, salah satu dari teman baru kamu
bisa memperkenalkan kamu ke satu atau beberapa wanita sholehah.
Jadi,
hal yang harus kamu pastikan adalah setiap komunitas yang akan kamu dekati
adalah komunitas yang baik.
7. Memantapkan Isi Hati
Kita
harus mempunyai komitmen yang konsisten agar jodoh tepat sesuai harapan. Harus
memegang kriteria-kriteria yang sudah kita persiapkan.
8. Minta Bantuan Orang Lain
Bantuan
orang merupakan bagian yang penting karena dengan cara ini kita akan dikenalkan
dengan seseorang yang bisa untuk kita ketahui kehidupannya. Cara
yang terfavorit dari jaman bahola :
adalah
Ta’aruf
Cari
seorang wanita yang menurut kamu sesuai dengan kriteria kamu. Ajak si doi untuk
saling tukar Riwayat Hidup. Atur pertemuan untuk saling tanya jawab dengan
didampingi satu atau beberapa orang. Jika cocok, segera lanjut ke pernikahan.
Mudah kan? 🙂
Kalau
kamu merasa sudah siap menikah, segera lakukan. Untuk bisa menemukan jodoh yang
sholehah, kadang kita memang membutuhkan orang lain.
Apalagi
jika kamu memang tipe pendiam dan kurang bergaul. Orang pertama yang bisa kamu
mintai tolong tentu orang tua kamu. Bisa juga ke kakak, saudara, teman atau
kenalan kamu.
9. Tetap Sabar dan Pasrah kepada Allah SWT
kalau
cara di atas sudah dilakukan semua maka untuk menyempurnakan kita diusahakan
tetap sabar dan pasrah dan menunggu saat-saat yang tepat.
jika doa kamu
untuk mendapatkan jodoh yang sholehah belum dikabulkan Allah, jangan putus asa.
Teruslah berdoa hingga suatu saat Allah akan mengabulkannya. Setiap doa pasti
akan dikabulkan oleh Allah.
Setelah berbagai usaha tersebut sudah kamu lakukan.
Kini saatkan untuk bertawakkal dan berpasrah diri kepada apapun keputusan
Allah.
Jika
saat ini doa kamu belum juga terkabul, ada beberapa kemungkinan. Pertama, Allah
sedang menunda mengabulkannya, bukan tidak mengabulkan. Kedua, Allah mengganti
dengan yang lebih baik. Ketiga, ada yang salah dengan doa kamu. semoga bermanfaat